14 Kue dan Jajanan Pasar Unik Khas Sumatera

program turun berat badan

Sumatera yakni pulau besar di barat Indonesia. Bicara bab kulinernya, pulau ini sama dengan bermacam rempah serta citarasa pedas. Sebutlah rendang, mie aceh, sampai asam padeh. Sayangnya, cuma beberapa dari beragam hidangan ciri khas Sumatera yang diketahui beberapa orang.

Terlebih kudapan serta jajanan pasarnya. Sejauh ini, pempek unggul jadi jajanan yang disukai banyak orang dari Palembang. Meski sebenarnya, terdapat banyak jajanan ciri khas yang tidak kalah lezat serta kudu dicoba kalaupun anda bertandang kesana. Apa sajakah? Baca daftar ini, yuk!

1. Roti Canai

Pelanggan rutin rumah makan Aceh pastinya tidak asing dengan kudapan ini. Roti canai yakni santapan ciri khas Aceh yang disukai banyak orang di tanah Melayu lain. Roti tipis yang diketahui jadi roti maryam ini seperti dengan roti prata ciri khas Timur Tengah. Perbedaannya, struktur roti prata lebih tipis serta kering. Kudapan ini dibikin dengan terigu, telur, minyak, serta air hangat yang setelah itu diulen sampai kalis. Adonan ini kedepannya dipanggang di atas wajan. Roti canai dapat disediakan dengan topping manis atau gurih, tidak tahu itu kari, meises, atau parutan keju.

2. Timphan

Kue basah ini kondang sekali di Aceh. Kala saat Lebaran, timphan banyak ditawarkan jadi kudapan takjil atau snack hari raya. Sesaat, kue memiliki tekstur kenyal ini seperti nagasari. Namun apabila nagasari memanfaatkan potongan pisang jadi isiannya, timphan memanfaatkan pisang jadi bahan kulit kue. Adonan kulit dibikin dari pisang yang telah dihaluskan serta tepung ketan. Kedepannya, adonan ini di isi dengan parutan kelapa atau sarikaya. Timphan dibungkus dalam daun pisang serta dikukus sampai masak.

3. Keukarah

Kalaupun es sarang burung datang dari Lombok, kue sarang burung ini malahan asli dari Aceh. Karena amat istimewanya, keukarah atau kue karah lebih gampang dijumpai kala Lebaran atau acara khusus. Dahulu, kue ini juga kerap jadi hantaran pengantin pria pada pengantin wanita. Namun saat ini, kue renyah serta manis ini dapat diketemukan di semuanya wilayah Aceh. Komplet rasa-rasanya sewaktu di nikmati kala bercakap serta minum teh. Keukarah dibikin dari tepung beras yang di gabung air serta gula. Kedepannya, gabungan ini akan digoreng membuat gumpalan sarang seperti bulan sabit.

4. Lampet

Sesaat, kenampakan luarnya tampak seperti bacang. Akan tetapi sewaktu dibuka, kue basah dengan struktur lembut ini miliki isian gula merah yang legit serta meleleh. Snack ini dapat disebut kudu untuk orang Batak. Tidak tahu kala arisan, hajatan, sampai perkawinan. Ada dua tipe lampet: lampet beras serta lampet ketan. Tipe ini bergantung pada bahan membuatnya, ialah tepung beras atau tepung ketan. Tepung ini di gabung dengan parutan kelapa, air, serta gula pasir. Setelah itu, adonan di isi dengan gula merah yang telah disisir serta dibungkus dengan daun pisang. Kukus sampai masak serta bagikan saat hangat!

Kecuali lampet, ada kudapan yang seperti bernama pohulpohul. Perbedaannya, pohulpohul tidak dibungkus daun pisang, akan tetapi dibuat dengan pegangan tangan. Unik sekali, ya?

5. Sasagun

Dapat anda terka bagaimana rupa kudapan ini? Sesaat, kudapan manis serta renyah ini seperti remahan kue kering. Akan tetapi, sasagun dibikin dari gabungan tepung beras serta kelapa parut yang digongseng dengan gula merah. Semua diaduk sampai kering serta memiliki tekstur. Tidak itu saja, kudapan ini bisa pula ditambah lagi nanas, durian, atau kacang-kacangan jadi penambah citarasa. Biarpun teksturnya mudah, sasagun kerap dibikin jadi hidangan acara tradisi, lho. Seperti di Tapanuli, sasagun jadi hantaran pengantin pria pada pihak wanita. Kudapan ini pun kerap jadi oleh-oleh dalam acara mebat malungun atau jumpa rindu.

6. Gandus

Dapat disebut, kue ini yakni “talam ebi” ciri khas Jambi. Akan tetapi, gandus lebih bercitarasa lantaran diberi ebi, bawang goreng, daun kucai, serta potongan cabai. Struktur kuenya juga kenyal serta sama dengan warna putih. Gandus dibikin dengan simpel, ialah gabungan tepung beras, tapioka, santan serta garam. Gabungan ini dituang dalam cetakan cucing lalu dikukus sampai masak.

7. Putri Kandis

Namanya cantik sekali, ya? Tidak bingung, penampilan kue basah inipun sama cantiknya. Mempunyai bentuk seperti kue lapis, tetapi memiliki tekstur lebih padat serta bermacam. Kenapa bermacam? Lantaran ada tiga susunan dalam kue ini, ialah coklat, kuning, serta hijau. Susunan coklat serta kuning mempunyai kepadatan yang sama. Perbedaannya, susunan coklat dikasih perasa coklat. Untuk susunan hijau, bahan bakunya cukup berlainan dengan dua lapis awal kalinya. Teksturnya lebih creamy serta lembut, plus warna hijaunya datang dari air daun suji.

Kekhasan lain dari kue ini yakni jumlah pemakaian telur serta gula. Jadi dapat dipikirkan begitu manis serta lembutnya sepotong putri kandis. Akan tetapi, kue ini jarang-jarang dijumpai di sehari-hari kota Jambi. Putri kandis biasa jadi hantaran mempelai lelaki pada pihak wanita dalam tradisi perkawinan Jambi.

8. Bejak Enjak

Siapa kira kue basah ciri khas Lampung ini bahannya basic pisang. Bejak enjak dibikin dengan gabungan gula, pisang raja, serta ketan putih. Kedepannya, adonan itu dibungkus dalam daun pisang serta dikukus sampai masak. Teksturnya sesudah masak seperti dengan kue lemet dengan rasa manis-legit. Bejak enjak begitu kondang di Lampung jadi kudapan serta hidangan acara tradisi. Nama bejak enjak ini disukai banyak orang di wilayah Lampung Tengah serta pesisir. Istilah yang lain yakni bebai makhing yang biasa difungsikan penduduk Lampung Selatan.

9. Kue 8 Jam

Sama dengan namanya, kue 8 jam dibikin dalam tempo 8 jam. Metode untuknya juga hampir seperti rendang, ialah kue dikukus dalam panci dandang dengan api kecil (slow cooking). Unik sekali, ya? Namun tidak sembarangan hari kala membuat, lantaran kue 8 jam tambah banyak diketemukan kala hari Lebaran. Pada intinya, proses mengolahnya sama dengan kue bolu. Perbedaannya, bahan kue 8 jam termasuk unik nih, ialah telur bebek, susu kental manis, margarin, gula, serta agar-agar putih. Hasil akhir yakni kue dengan permukaan kecoklatan serta struktur lembut-kenyal. Rasa-rasanya manis sekali serta sungguh-sungguh legit, hingga makan seiris kecil saja sudahlah cukup.

10. Kacimuih

Familier dengan urap singkong ciri khas Betawi? Anda bisa pula menemukannya di Minang, ialah kacimuih. Seperti Betawi, kacimuih pun dibikin dari singkong yang diparut kasar serta diberi gabungan kelapa parut serta gula halus. Gulanya sendiri dapat diambil, ialah gula pasir atau gula merah. Kacimuih dipopulerkan oleh orang Saisuak (Sumatera Barat). Sayangnya, kacimuih mulai langka di bursa pasaran Sumatera. Meski sebenarnya, gabungan rasa manis, gurih, serta legit dalam struktur renyah membuat kudapan ini kudu datang kala kumpul-kumpul.

11. Sala Lauak

Kalaupun Jawa miliki bakwan, orang Minang miliki sala lauak jadi gorengan idola. Mempunyai bentuk bundar seperti bola pingpong dengan warna kuning kecoklatan. Sewaktu digigit, aroma rempah dari gorengan ini demikian kuat terlebih daun kunyitnya. Tidak hanya itu, ada rasa ikan asin yang cukup ciri khas. Dengan harafiah, sala lauak bermakna “ikan goreng”. Meskipun tidak bersifat ikan, sala lauak memanfaatkan ikan asin (stuhuak) yang dihaluskan. Ikan ini kedepannya di gabung dengan terigu, daun kunyit, dikit air, serta bumbu kuning. Adonannya dibulat-bulatkan serta digoreng sampai masak. Bagikan berbarengan katupek sayua jadi sarapan!

12. Bolu Koja

Bolu yakni tipe kue yang disukai banyak orang di Indonesia. Satu diantaranya yakni bolu koja atau kojo dari Sumatera Selatan. Seperti lainnya, bolu satu ini berasa lembut. Khasnya, struktur bolu koja lebih padat serta lembab seperti brownies. Aroma pandan yang wangi kian lengkapi kelezatan kue manis serta gurih ini. Bolu koja kerap disajikan kala acara tradisi. Penampakannya juga dibuat seperti bunga sampai-sampai tampak menarik serta cantik. Tidak bingung, koja sendiri bermakna “kamboja” dalam bahasa ditempat.

13. Jongkong

Salah satunya vs kue jongkong di Indonesia yakni punya Bangka Belitung. Kue jongkong ciri khas Bangka memiliki tekstur ringkih, sampai-sampai di letakkan dalam wadah privat. Dahulu, wadah yang dimanfaatkan yakni material kaleng. Akan tetapi saat ini, wadah plastik lebih diambil lantaran lebih praktis serta mudah.

Kue jongkong Bangka miliki tiga lapis, ialah putih, hijau, serta coklat. Susunan putih (pertama) terbuat dari tepung beras, tapioka, santan, serta garam. Susunan ke dua yang berwarna hijau dibikin dengan bahan putih, tetapi ditambah lagi air daun suji. Susunan bawah yang berwarna coklat dibikin dari gula merah yang dihaluskan. Apabila semua rasa dipadukan, kue jongkong akan berasa lembut serta manis. Tidak bingung, kue ini laris keras di bulan Ramadhan jadi takjil.

14. Martabak Bangka

Sama dengan namanya, martabak yang laku manis di Indonesia ini yakni kebangaan orang Bangka. Bahkan juga sampai saat ini, martabak manis ini masih jadi idola di wilayah aslinya. Mulainya, martabak bangka diketahui jadi hok lo pan. Penciptanya yakni orang Hakka yang bertempat di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Pertama dibikin, kue ini cuma dikasih taburan wijen serta kacang. Karena amat jumlah peminat, kue hok lo ini juga dibawa ke luar pulau serta penduduk luar juga menamainya jadi “martabak Bangka”. Martabak bangka berasa cukup gurih ketimbang martabak manis biasa. Teksturnya juga lebih tebal serta memiliki serat. Metode untuknya sama dengan martabak manis, namun adonan dasarnya makin lebih kental.

Rasa-rasanya tidak sabar untuk terbang ke Sumatera, ya? Ngomong-ngomong, wilayah mana dahulu yang ingin anda datangi? Kalaupun saya pastilah tanah Minang! Padang mempunyai bermacam kuliner yang mouth-watering serta kaya rasa. Namun sebelum beli ticket, ketahui dahulu kuliner vs mininya di rumah makan (RM) Padang di kota anda.

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *