7 Cara Mencuci Sayuran Menurut Jenisnya

program turun berat badan

Sayuran merupakan bahan makanan yang kaya serat, vitamin, serta mineral yang diperlukan badan. Karena itu, kita disarankan untuk mengkonsumsi banyak sayuran sehari-harinya. Makin banyak macam sayuran dalam mengonsumsi, pasti akan makin baik.

Sebelum diolah, sayuran harus dicuci terlebih dulu. Fungsinya untuk meminimalkan debu, kotoran, kuman, bahkan juga makhluk hidup yang lain yang mungkin ada. Langkah ini tidak bisa dilewatkan serta harus dilaksanakan dengan cermat.

Beda type sayuran, beda juga langkah mencucinya. Sayuran akar yang hidup dalam tanah pasti harus dicuci sembari digosok perlahan-lahan sampai tidak ada tanah yang bersisa. Lain perihal dengan sayur daun. Agar efisien, yuk cocokkan pencucian dengan type sayurannya semasing.

1. Sayuran Daun

Potong akar sayuran, lalu petik daun yang dapat diolah. Basuh dibawah air mengalir. Selanjutnya, rendam serta goyang-goyangkan sayuran di wadah atau baskom berisi air sampai kotorannya turun. Angkat sayuran lalu buang airnya. Kerjakan sampai 2 kali atau sampai tidak ada kotoran yang turun ke basic baskom. Sayuran juga siap diproses.

Teristimewa untuk sayuran berdaun besar serta diperlukan sebagian besar bagiannya seperti caisim, basuh bersih lebih dahulu baru setelah itu potong-potong.

2. Sayuran Buah

Untuk sayuran buah, ada yang berkulit tebal serta berkulit tipis. Perlakuan di antara kedua-duanya pun beda. Sayuran berkulit tipis cukup aman dicuci lewat cara di rendam di air bersabun teristimewa buah serta sayuran sembari digosok-gosok, terus dibasuh di air mengalir sampai busa tidak bersisa.

Untuk sayuran buah yang berkulit rada tebal seperti ketimun serta oyong, kita dapat menggosoknya dengan sabut atau sisi kasar dari spons. Akan tetapi hati-hatilah, jangan pernah melukai kulitnya.

3. Sayuran Akar

Langkah membersihkan sayuran akar seperti lewat cara membersihkan sayuran buah berkulit tebal. Kita harus menggosoknya sampai tidak ada sisa tanahnya. Ditambah lagi kalau sayuran itu akan tidak kita kupas sebelum diolah. Seperti kentang mini yang biasa diolah rendang. Akan tetapi, sayuran akar seperti wortel, lobak, serta labu harus dikupas dahulu sebelum dicuci. Baru selanjutnya sayuran siap untuk diolah.

4. Sayuran Kubis

Kubis-kubisan atau keluarga brassica adalah sayuran daun yang punyai bentuk berlapis-lapis. Kol, sawi, serta selada terhitung ke kelompok ini. Sebelum mencucinya, buang sisi luar yang layu, lalu potong pangkal yang menjadikan satu helai daunnya. Basuh dengan cermat tiap-tiap lembaran/lapisannya dibawah air mengalir. Lalu, rendam serta goyang-goyangkan dalam baskom berisi air seperti pada membersihkan sayuran daun.

5. Sayuran Kuntum

Kuntum atau floret dalam sayuran krusifer seperti brokoli serta kembang kol adalah tempat prima serangga serta ulat untuk bersembunyi. Supaya luruh, potong sayuran perkuntumnya lalu rendam saat minimum 5 menit di air garam. Basuh dengan air mengalir. Sayuran siap diproses berubah menjadi beragam santapan.

6. Sayuran Lonjor

Sayuran lonjor memang merupakan sayuran buah, akan tetapi ukurannya panjang. Misalnya sepeeti kacang panjang serta buncis. Untuk mencucinya, basuh sayuran di air mengalir. Lalu, teristimewa buncis, buang seratnya lewat cara mematahkan pangkal batang serta menarik serat dibagian sebelahnya sampai ke ujung. Sayuran juga siap dipotong serta diolah.

7. Sayuran Tunas

Terdapat banyak sayuran tunas, akan tetapi yang paling popular pastinya tauge serta rebung. Ke-2 sayuran tunas ini jauh tidak serupa, dari bentuk sampai ukuran. Tauge dapat dicuci di air mengalir dengan saringan sayur, sedang rebung makin lebih komplek. Anda dapat merendam rebung di air garam, lalu merebusnya dengan air bersama dengan garam, kapur sirih, daun jeruk, serta daun salam. Membersihkan lewat cara biasa kurang lantaran rebung dapat memiliki bau pesing serta tidak enak.

8. Jamur

Banyak yang mengategorikan jamur jadi sayuran. Untuk membersihkan jamur fresh, sikat sisi luarnya dengan brush lembut untuk melenyapkan tanah. Lalu, basuh secara cepat supaya sayuran ini tidak kebanyakan menyerap air. Agar tidak layu serta kehilangan teksturnya waktu diolah.

Telah jelas sekali, kan? Yuk, langsung dibarengi di dalam rumah supaya sayuran kita terbangun kebersihannya. Kecuali tidak hilang nutrisinya, sayuran juga makin lebih aman untuk disantap.

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *