Apa Bedanya? Cumi-Cumi vs Sotong

Sekian lama ini, saya menduga sotong adalah nama lain dari cumi-cumi. Soalnya, sotong punyai bentuk yg serupa cumi-cumi. Ditambah lagi, kedua-duanya saling miliki tinta hitam. Tapi nyata-nyatanya saya salah. Cumi-cumi serta sotong memang masuk pada sebuah kelas hewan yg sama. Namun, terdapat beberapa ketidaksamaan yg mencirikan semasing ragamnya.

1. Kenampakan

Apabila disaksikan sesaat, bentuk cumi memang sama dengan sotong. Namun sebetulnya tidak serupa. Cumi-cumi berupa panjang serta runcing. Ada suatu sirip pada bagian ujung ekornya. Terkecuali itu, cumi-cumi pun punyai kulit selaput yg berwarna ungu kehitam-hitaman.

Sotong pun punyai bentuk badan yg memanjang. Akan tetapi, sotong kelihatan lebih pipih serta bundar lantaran siripnya melingkar. Selaput sotong umumnya berwarna putih. Tapi, ada pula yg membuat corak seperti batik.

Ketimbang cumi-cumi, sotong umumnya memiliki ukuran semakin besar. Terkecuali itu, ada pun cangkang di sisi dalam tubuhnya, yg lebih keras ketimbang punya cumi. Cangkang biasa kita dapati dalam rongga badan cumi maupun sotong, seperti plastik bening yg kaku.

2. Teknik Pilih

Sama dengan seafood yang lain, kita butuh pilih cumi serta sotong yg fresh. Apabila masih fresh, gizi serta rasa-rasanya pasti lebih terjamin. Pada umumnya, teknik pilih cumi-cumi sama dengan teknik pilih sotong. Awal mulanya, yakinkan sisi badannya utuh, tak punyai robekan sekali-kali. Lalu, cermati pun baunya. Cumi serta sotong yg fresh berbau ciri khas laut, bukan berbau anyir.

Sesudah itu yg butuh jadi perhatian yaitu sisi matanya. Tentukan cumi ataupun sotong yg matanya berwarna bening. Setelah itu, lihat pun kulit arinya. Buat cumi, kita mesti pilih yg kulit arinya bening. Karena, apabila udah berganti warna, mempunyai arti cumi itu tidak fresh. Selain itu, sotong yg baik yaitu yg berwarna putih dengan bitnik-bintik hitam.

3. Pemrosesan & Bermacam Masakan

Baik cumi-cumi ataupun sotong punyai teknik pemrosesan yg serupa. Pertama kali, cumi-cumi atau sotong dicuci sampai bersih. Apabila tak tertarik pada tintanya, anda bisa buang kantong tinta itu. Sesudah itu, janganlah lupa buang sisi cangkang atau tulang dalam rongga tubuhnya. Basuh cumi-cumi atau sotong dibawah air mengalir sampai hilang semua lendirnya. Seusai dibuat bersih, cumi-cumi langsung bisa diproses.

Cumi-cumi biasa didapati dalam beragam sajian. Dimulai dari tumis, goreng, bakar, sampai jadikan paduan sup seperti tomyam. Namun, bukan bermakna sotong jarang-jarang diproses.

Beberapa menu cumi dapat ditukar memakai sotong. Tapi, privat menu yg memakai tintanya, lebih direkomendasikan gunakan sotong ketimbang cumi-cumi. Karena, tinta sotong tidaklah terlalu amis ketimbang tinta cumi-cumi.

Baik cumi-cumi ataupun sotong punyai rasa serta struktur yg serupa. Jikalau diproses secara benar, dua-duanya saling maknyus!

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *