Apa Bedanya? Tongseng vs Gule

Tidak hanya sate, olahan kambing yg cukup disukai banyak orang serta disukai ialah tongseng serta gule. Kedua-duanya dipercaya jadi makanan ciri khas Jawa Tengah. Saling gurih serta miliki kuah pekat serta keruh berbumbu.

Saya sendiri bukan pencinta sajian olahan kambing. Jadi, pada mulanya cukup susah mengetahui mana tongseng serta mana gule sebab kedua-duanya nampak sama. Namun, selesai memandang pengerjaan serta coba menyantapnya, saya jadi tahu ketidaksamaan di antara tongseng serta gule ini.

1. Isian penting

Tongseng serta gule saling mempunyai isian penting dari anggota tubuh kambing. Tongseng mempunyai isian penting berwujud daging kambing yg memiliki serat. Daging kambing dipotong kecil-kecil biar cepat empuk serta masak. Sebab kebanyakan, tongseng akan dibikin bila ada konsumen yg pesan saja.

Gule kebanyakan berisi sisi dalaman kambing. Namun, kerap pula penjual gule yg menyiapkan pilihan daging, tulang rusuk, buntut, serta kaki yg dipotong kecil-kecil jadi isiannya. Lain dengan tongseng, kuah gule telah disediakan oleh penjual dari rumah. Jadi, tinggal potong-potong daging atau dalaman saja, setelah itu menumpahkan kuah ke piring.

Sekarang ini, baik tongseng atau gule telah mulai banyak di jual dengan isian tidak hanya daging kambing. Dapat daging ayam juga daging sapi.

2. Kuah serta rasa

Ketidaksamaan kedua-duanya dapat disaksikan dengan jelas dari kuahnya. Kuah tongseng sesungguhnya terbuat dari kuah gule. Tetapi, dikasih penambahan kecap manis. Sampai, kuahnya berubah menjadi encer serta berwarna kecokelatan.

Kuah gule sendiri, terbuat dari kombinasi kaldu kambing serta santan. Warnanya kuning kemerahan serta lebih kental ketimbang kuah tongseng. Kebanyakan, kuah gule dibikin pedas dengan penambahan cabai rawit utuh.

Dari segi rasa, kedua-duanya mempunyai rasa basic yg gurih. Akan tetapi, sebab menambahkan bumbu, rasa kedua-duanya jadi cukup tidak serupa. Tongseng jadi mempunyai rasa manis dengan ditambahkannya kecap, sedang gule mempunyai rasa yg dikit pedas.

3. Isian penambahan

Tidak hanya daging serta dalaman, tongseng serta gule pula dikasih isian penambahan. Buat tongseng, isian tambahannya berwujud sayuran seperti kubis serta tomat. Sedang buat gule, disiapkan polos cuma kuah serta daging atau dalaman saja bersama-sama sepiring nasi putih.

Penjual gule kebanyakan pula jual tongseng, begitupun sebaliknya. Jadi, anda dapat pilih yg sama dengan hasrat anda tiada butuh berganti tempat. Bila sukai yg rasa-rasanya manis, anda dapat pesan tongseng. Namun bila sukai dalaman serta yg rasa-rasanya gurih pedas, bermakna anda tambah lebih suka pada gule.

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *