Mengenal, Memilih, dan Mengolah Daun Ubi Jalar

Anda tentu sudah seringkali memakan ubi jalar. Baik yg dikukus, digoreng, atau dibikin bola-bola ubi kopong. Tetapi, kalaupun daunnya ubi jalar, apa anda sudah pernah mencobanya?

Penggunaan daun ubi jalar memang tidak selazim daun singkong. Tapi, daun ubi jalar ini sebetulnya telah cukup seringkali dimanfaatkan dalam memasak, kok. Rasa daunnya sendiri cukup manis serta renyah, kalaupun diseleksi serta diproses secara benar.

1. Mengetahui daun ubi jalar

Sepintas, penampakan daun ubi jalar ini cukup serupa dengan bayam. Daunnya besar serta lebar. Ketaksamaan katanya tampil dari warna hijau daun ubi jalar yg lebih gelap serta sisi batang daun ubi jalar yg lebih kecil dari bayam.

Daun ubi jalar sesungguhnya cukup seringkali dimanfaatkan buat memasak, terlebih di wilayah Jawa Tengah. Kebanyakan, diproses melalui cara di rebus, lantas disiapkan jadi lalapan atau sayur buat pecel. Namun, sisi umbi atau ubi jalar tersebut memang lebih tenar dibanding daunnya. Meski sebenarnya, kandungan gizi daun ubi jalar malahan lebih kaya, lho.

Daun ubi jalar mempunyai kandungan B6, vitamin C, serta riboflavin yg berulang-kali lipat semakin banyak ketimbang sisi umbinya. Tidak hanya itu, daun ubi jalar pula memiliki kandungan karbohidrat, protein, kalsium, serta zat besi yg dibutuhkan buat badan. Tidak tertinggal, ada kandungan betakaroten juga yg amat baik buat kesehatan mata.

2. Langkah menentukan daun ubi jalar

Menentukan daun ubi jalar saat dapat membelinya ini cukup susah. Sebab, daun ubi jalar biasa dipasarkan per ikat. Jadi, anda tidak dapat menentukan cuma yg bagus saja.

Buat meminimalkan banyaknya daun yg buruk dalam 1 ikat, tentukan ikatan yg miliki banyak tunas atau daun yg masih terhitung muda. Daun ubi jalar muda ini dia yg nanti dapat anda pakai buat memasak. Tidak hanya itu, anda bisa juga mengeceknya dari warna serta struktur daun. Tentukan yg warna hijaunya tidaklah terlalu tua serta daunnya memiliki tekstur lentur.

3. Memproduksi daun ubi jalar

Meski mempunyai kenampakan yg cukup serupa dengan bayam, langkah memproduksi daun ubi jalar malahan lebih serupa dengan kangkung. Bahkan juga, dapat disebutkan, daun ubi jalar bisa menukar kangkung di banyak olahan. Nah, sebelum diproses, daun ubi jalar butuh diambil satu demi satu dari batangnya serta diseleksi yg masih terhitung muda biar teksturnya renyah dan mempunyai rasa manis.

Daun ubi jalar kebanyakan diproses melalui cara di rebus. Buat merebusnya, anda tidak memerlukan waktu yg lama. Cukup sesaat saja sampai warnanya beralih cerah. Kalau di rebus kelamaan, daun ubi jalar ini dapat keluarkan lendir serta jelas bikin rasa-rasanya jadi kurang enak. Seusai di rebus, daun ubi jalar dapat disantap dengan sambal pecel atau sambal brambang asam ala Solo.

Kecuali di rebus, daun ubi jalar pula cukup umum diproses dengan ditumis. Bumbu tumisannya sama seperti tumis kangkung, adalah bawang merah, bawang putih, cabai merah, terasi, serta dikit saus tiram. Tumis sesaat saja sampai daun berasa empuk serta beralih warnanya jadi cerah.

Saat ini telah mengetahui kan, kalaupun daun ubi jalar bisa juga dibuat? Jadi, jangan cuma konsumsi umbinya saja, ya. Gunakan pula daunnya jadi beragam masakan yg lezat serta kaya gizi.

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *